Waduh, Pesta Pernikahan Ini Berakhir Ricuh Karena Makanan Habis, Tamu Undangan Lempar Piring dan Kursi

Apa yang terjadi di Desa Ludhiana, Punjab, India ini sungguh tidak bisa dicontoh. Hanya karena persoalan sepele, pesta pernikahan yang harusnya menggembirakan berubah menjadi ajang lempar kursi dan piring sesama tamu.

Tahukah Anda apa penyebabnya?

Ternyata para tamu undangan marah akibat makanan yang disajikan di pesta tersebut habis.

Pesta pernikahan berakhir ricuh

Pesta pernikahan berakhir ricuh

Video yang memperlihatkan keberingasan para tamu tersebut kini viral di dunia maya.

Dalam video tersebut terlihat para tamu saling melempar piring, gelas dan bahkan kursi-kursi turut beterbangan dan menjadi pelampiasan kemarahan orang-orang di sana.

Situasi pesta tersebut terlihat sangat kacau. Para undangan melemparkan apa saja yang ada di sekitar mereka.

Bahkan beberapa diantara tamu ada yang terlihat terlibat dalam perkelahian.

Sementara itu, tamu undangan lain terlihat berteriak-teriak histeris, beberapa diantaranya ada yang berusaha lari menyelamatkan diri dari piring dan gelas yang berterbangan.

Dampak dari kericuhan baru terlihat ketika keributan mereda dan orang-orang mulai meninggalkan pesta tersebut.

Sejumlah tamu terlihat terkapar dengan kepala berdarah

Sejumlah tamu terkapar dengan kepala berdarah

Setelah kondisi reda, beberapa pria terlihat tergeletak pingsan dengan luka-luka di kepalanya. Sementara di lantai begitu banyak serpihan kaca dari gelas dan piring berserakan.

Warga sekitar lokasi pesta menyebut, kemarahan para tamu undangan dipicu oleh jumlah makanan yang disediakan penyelenggara pesta terlalu sedikit sehingga banyak tamu yang tidak kebagian makanan.

Beberapa orang lain menjelaskan kemarahan para tamu akibat penyelenggara tidak menyediakan minuman beralkohol di pesta tersebut.

Padahal umumnya kebiasaan warga sekitar, penyelenggara pesta akan menyediakan alkohol untuk para tamu berpesta sampai pagi.

Berikut ini video kericuhan di pesta pernikahan tersebut:

Kejadian memalukan ini terjadi di sebuah desa di India, semoga saja tidak terjadi di negara kita.


One Response

  1. Mustofa Toha December 25, 2018